
ARTI LOGO
1. Bentuk Perisai. Melambangkan perlindungan. Pesantren sebagai pelindung dan penjaga akidah serta moral santri dari pengaruh buruk zaman.
2. Warna Hijau. Identik dengan Islam dan kesuburan. Hijau melambangkan pertumbuhan ilmu, iman, dan akhlak.
3. Bintang 9. Melambangkan Walisongo, sebagai penyebar Islam di Jawa yang menjadi panutan dalam pendidikan Islam tradisional.
4. Ka’bah. Melambangkan kiblat umat Islam dan tujuan utama pendidikan pesantren yaitu membentuk insan yang berorientasi ibadah kepada Allah.
5. Kitab Terbuka. Melambangkan ilmu pengetahuan dan pendidikan agama yang menjadi inti dari kegiatan pesantren.
6. Padi dan Kapas. Simbol kemakmuran dan keadilan sosial, mencerminkan cita-cita pesantren dalam mencetak santri yang sejahtera lahir batin.
7. Tulisan Arab. Terdapat lafaz-lafaz yang biasa ditemukan dalam dunia pesantren, seperti nama madrasah dan lafaz-lafaz doa atau kalimat tauhid.
8. Tali Melingkar dan Ujung Tersambung. Melambangkan ukhuwah Islamiyah (persatuan umat Islam) yang erat dan terus menyambung.
9. Pita Bertuliskan Lokasi. Tulisan “Rajekwesi – Mayong – Jepara” menunjukkan lokasi geografis madrasah tersebut.
Bagian hitam di bawah logo yang berbentuk seperti pita atau ornamen pita bersusun biasanya memiliki makna simbolis dalam desain logo pesantren atau lembaga pendidikan Islam. Dalam konteks logo Madrasah Diniyyah Pesantren Al-Haromain, bagian hitam bawah itu bisa dimaknai sebagai berikut:
Makna Bagian Hitam Bawah (Berbentuk Pita atau Ornamen):
1. Landasan yang Kokoh: Warna hitam sering melambangkan kekuatan, keteguhan, dan kestabilan. Ini menunjukkan bahwa pesantren berdiri di atas fondasi yang kuat, baik dari sisi akidah maupun manhaj (metode pendidikan).
2. Simbol Keilmuan atau Keorganisasian: Bentuknya menyerupai pita penghargaan atau ornamen prestasi, melambangkan bahwa pesantren ini memiliki nilai tinggi dalam dunia pendidikan Islam.
3. Kesungguhan dan Keteguhan: Warna hitam juga melambangkan ketegasan dalam prinsip serta keistiqamahan (konsistensi) dalam mendidik santri.
4. Estetika Penegas Logo: Dari sisi desain, bagian bawah ini juga berfungsi sebagai penyeimbang visual dari logo agar terlihat kokoh dan elegan.
VISI, MISI dan TUJUAN
Visi dan misi SMP Islam Terpadu Al Haromain Mayong dirumuskan mengacu Visi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara adalah ”Terwujudnya pelayanan yang berkualitas di bidang pendidikan, pemuda dan olahraga.” Berdasarkan visi tersebut, SMP Islam Terpadu Al Haromain Mayong merumuskan visi dan misinya sebagai berikut.
Visi Sekolah
Adapun visi SMP Islam Terpadu Al Haromain adalah sebagai berikut : “UNGGUL DALAM IPTEK DAN IMTAQ SERTA BERAKHLAKUL KARIMAH”
Misi Sekolah
Dalam rangka mencapai visi tersebut, misi SMP Islam Terpadu Al Haromain Mayong sebagai berikut :
- Menyelenggarakan dan memberikan pelayanan ilmu pendidikan di bidang akademik maupun non akademik serta pembekalan tentang teknologi untuk menanggulangi buta teknologi.
- Memberikan pendidikan dan pengajaran yang berkesinambungan baik dalam pengetahuan agama maupun umum pada tingkat menengah serta dapat dikembangkan pada jenjang berikutnya.
- Menyelenggarakan Proses Pendidikan Perpaduan antara pendidikan formal dan pendidikan Klasik ( Pesantren )
- Menyelenggarakan dan membangun kepribadian mandiri berakhlakul karimah dan siap berinteraksi dengan masyarakat
Tujuan Sekolah
Mengacu pada Visi dan Misi sekolah serta tujuan umum Pendidikan Dasar, yaitu : Meletakkan Dasar kecerdasan pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, dan ketrampilan untuk hidup mandiri serta mengikuti pendidikan lebih lanjut. Tujuan pendidikan SMP Islam Terpadu Al Haromain Mayong merupakan implementasi dari Rencana Kegiatan Sekolah (RKS) diantaranya sebagai berikut :
- Sekolah mengembangkan prestasi akademis dan non akademis yang mampu menjuarai lomba mata pelajaran dari tingkat kabupaten hingga Provinsi Jawa Tengah.
- Sekolah mengembangkan lingkungan belajar yang baik serta ditunjang dengan Sarana dan Prasarana belajar yang lengkap dan baik guna menunjang kegiatan akademik maupun non akademik
- Sekolah sebagai pusat pengembangan kebudayaan Nasional maupun daerah.
- Sekolah mengembangkan pendidikan formal serta menggabungkan pendidikan keagamaan dalam proses pembelajaran
- Sekolah mempunyai hubungan baik dengan masyarakat dan orang tua peserta didik.
